Binaural beats pertama kali ditemukan pada tahun 1839 oleh ilmuwan Jerman yang bernama H.W. Dove.

Apa itu Binaural Beats??Ketika 2 nada dari frekuensi yang spesifik diputar melalui headphone , otak kita akan bingung dan membuat sebuah “nada imajinasi”-nya sendiri, yaitu Sebuah halusinasi audio 3 dimensi yang terdengar hanya di dalam kepala pendengarnya. Frekuensi yang diproduksi oleh fenomena ini dikenal denganBinaural BeatsPerbedaan antara kedua frekuensi harus kecil (kurang dari atau sama dengan 30 Hz) untuk efek terjadi, jika tidak, dua nada akan terdengar terpisah dan irama tidak akan dirasakan.Apa yang sebenarnya terjadi adalahotak tidak difungsikan untuk mendengar frekuensi di setiap telinga sangat dekat, bersamaan dan dengan intensitas seperti itu.Suara ini tidak ada di alam sehingga mekanikal di otak kita tidak ter-evolusi untuk mendengarkannya. Di samping itu , bagian otak yang di sebut“superior olivary nucleus”, yang memiliki fungsi untuk mengontrol aspekdari persepsi suara 3 dimensi , menjadi jembatan dari perbedaan diantara frekuensi-frekuensi di dalam Binaural Beats dengan sebuah“nada ke-3”untuk berusaha me-normalkan suara ini menjadi sesuatu yang otak kita mengerti.Yang menjadi unik dan aneh adalah setiap orang mendengar “nada ke-3” ini berbeda beda. Orang dengan Parkinson’s desease tidak bisa mendengarnya, wanita akan mendengar nada bereda saat menjalani siklus menstruasi mereka.Nama gelombak otak dan kesadaran berdasar frekuensi Binaural Beats Beta (13-26 Hz) konsentrasi tajam dan pemecahan masalah Alpha (8-13 Hz) relaksasi dengan perhatian tajamTheta (4-7 Hz) relaksasi mendalam dan peningkatan belajar Delta (1-3 Hz) Tidur yang mendalam (deep sleep)
Kemampuan manusia untuk "mendengar" binaural beats merupakan dampak dari evolusi adaptasi. Banyak spesies yang berevolusi, mampu untuk mendeteksi binaural beats karena struktur otak mereka.
Pada manusia, binaural beats dapat dideteksi ketika frekuensi gelombang karier/pembawa berada dibawah 1000 Hz. Mengapa demikian: panjang gelombang dibawah 1000Hz lebih panjang daripada diameter tengkorak manusia. Oleh karena itu, panjang gelombang ini meliputi sekeliling tengkorak dan akibatnya dapat didengarkan oleh kedua telinga.
Binaural beats dapat memberikan nada yang berbeda pada setiap telinga. Nada-nada tersebut kemudian dikombinasikan didalam otak menjadi ketukan/"beat". Ketukan yang anda dengar sebenarnya berbeda antara tiap telinganya. Sebagai contoh, jika telinga kiri anda diberikan nada dengan frekuensi 20 hertz dan telinga kanan 30 hertz, maka anda akan mendengar ketukan dengan frekuensi 10 hertz. Dan otak anda akan mensinkronisasi dengan ritme tersebut.

Apa itu Binaural Beats??Ketika 2 nada dari frekuensi yang spesifik diputar melalui headphone , otak kita akan bingung dan membuat sebuah “nada imajinasi”-nya sendiri, yaitu Sebuah halusinasi audio 3 dimensi yang terdengar hanya di dalam kepala pendengarnya. Frekuensi yang diproduksi oleh fenomena ini dikenal denganBinaural BeatsPerbedaan antara kedua frekuensi harus kecil (kurang dari atau sama dengan 30 Hz) untuk efek terjadi, jika tidak, dua nada akan terdengar terpisah dan irama tidak akan dirasakan.Apa yang sebenarnya terjadi adalahotak tidak difungsikan untuk mendengar frekuensi di setiap telinga sangat dekat, bersamaan dan dengan intensitas seperti itu.Suara ini tidak ada di alam sehingga mekanikal di otak kita tidak ter-evolusi untuk mendengarkannya. Di samping itu , bagian otak yang di sebut“superior olivary nucleus”, yang memiliki fungsi untuk mengontrol aspekdari persepsi suara 3 dimensi , menjadi jembatan dari perbedaan diantara frekuensi-frekuensi di dalam Binaural Beats dengan sebuah“nada ke-3”untuk berusaha me-normalkan suara ini menjadi sesuatu yang otak kita mengerti.Yang menjadi unik dan aneh adalah setiap orang mendengar “nada ke-3” ini berbeda beda. Orang dengan Parkinson’s desease tidak bisa mendengarnya, wanita akan mendengar nada bereda saat menjalani siklus menstruasi mereka.Nama gelombak otak dan kesadaran berdasar frekuensi Binaural Beats Beta (13-26 Hz) konsentrasi tajam dan pemecahan masalah Alpha (8-13 Hz) relaksasi dengan perhatian tajamTheta (4-7 Hz) relaksasi mendalam dan peningkatan belajar Delta (1-3 Hz) Tidur yang mendalam (deep sleep)
Kemampuan manusia untuk "mendengar" binaural beats merupakan dampak dari evolusi adaptasi. Banyak spesies yang berevolusi, mampu untuk mendeteksi binaural beats karena struktur otak mereka.
Pada manusia, binaural beats dapat dideteksi ketika frekuensi gelombang karier/pembawa berada dibawah 1000 Hz. Mengapa demikian: panjang gelombang dibawah 1000Hz lebih panjang daripada diameter tengkorak manusia. Oleh karena itu, panjang gelombang ini meliputi sekeliling tengkorak dan akibatnya dapat didengarkan oleh kedua telinga.
Binaural beats dapat memberikan nada yang berbeda pada setiap telinga. Nada-nada tersebut kemudian dikombinasikan didalam otak menjadi ketukan/"beat". Ketukan yang anda dengar sebenarnya berbeda antara tiap telinganya. Sebagai contoh, jika telinga kiri anda diberikan nada dengan frekuensi 20 hertz dan telinga kanan 30 hertz, maka anda akan mendengar ketukan dengan frekuensi 10 hertz. Dan otak anda akan mensinkronisasi dengan ritme tersebut.
posted from Bloggeroid
Tidak ada komentar:
Posting Komentar